Mentari muncul dengan senyuman
Bersinar, menghangatkan
Setitik embun daun senja mengalir menetes
menimpa kegundahan hati
Menyibakkan pintu nurani
Mengikis kegalauan jiwa
Menumbuhkan asa yang tependam
Wahai Embun pagi..
lunturkanlah sgala kepahitan
tentang mimpi buruk yang muncul lalu menghilang
tentang gadis kecil yang terpaksa tidur di jalanan
walau terlihat tegar, tahukah kau ia menangis semalam?
Wahai mentari.
Teruslah menerangi cita-cita, mimpi, dan harapan..
Oleh : Adiv Sulistiyantoko , 7/12/12
No comments:
Post a Comment